Depresi Pada Remaja dengan Electra Complex: Studi Kasus pada Korban Kekerasan Seksual di Karawang

  • Nuram Mubina Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Ulba Mega Agustin Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Keywords: Depresi, Remaja, Electra Complex, Kekerasan Seksual

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi depresi remaja dengan electra complex yang menjadi korban kekerasan seksual. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif yaitu studi kasus terhadap seorang remaja perempuan berusia 19 tahun yang berpacaran dengan pria yang berusia 34 tahun lebih tua darinya dan terjebak dalam hubungan yang mengandung unsur kekerasan seksual. Subjek dipilih dengan metode purposive sampling. Pengambilan data dilakukan melalui observasi dan indept interview mengenai kondisi depresi yang dialami subjek. Metode analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi metode dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan adanya gejala depresi pada diri subjek penelitan. Subjek mengalami kekerasan seksual selama tiga tahun menjalin hubungan romantis. Subjek mengungkapkan pasangannya selalu meminta untuk melakukan aktifitas seksual seperti merayu dengan kalimat bertema seksual, meminta berciuman, melakukan oral sex, dan juga sempat meminta subjek untuk melakukan aktiftas seksual dengan teman pasangannya. Subjek tidak mampu melawan dan selalu kembali memaafkan karena kata-kata persuasif yang disampaikan oleh pasangannya. Kondisi tersebut berdampak pada munculnya gejala depresi seperti kegelisahan, rasa bersalah, sedih, keengganan untuk berinteraksi sosial, menjadi lebih pendiam, sering menangis, murung, merasa enggan untuk berkuliah, dan terus menerus merasa tertekan selama satu tahun terakhir

Published
2021-06-01
How to Cite
Mubina, N., & Agustin, U. (2021, June 1). Depresi Pada Remaja dengan Electra Complex: Studi Kasus pada Korban Kekerasan Seksual di Karawang. UNUSIA CONFERENCE, 1(1), 117 - 124. Retrieved from http://journal.unusia.ac.id/index.php/Conferenceunusia/article/view/196