Topik utama dari konferensi ini adalah “Respons Akademisi terhadap Isu Kenegaraan dan Kemasyarakatan Masa Kini: Perspektif Psikologi dan Sosiologi”. Konferensi ini ingin menggali pandangan para akademisi mengenai kondisi psikologis dan sosial masyarakat Indonesia mutakhir yang setidaknya terhampar dalam tiga konteks yang saling terkait, yaitu (1) situasi sosial politik dan sosial-keagamaan, (2) perkembangan teknologi informasi, dan (3) wabah global Covid-19.

Berbagai fenomena terkait situasi sosial politik dan sosial keagamaan pada dasarnya bukan hal baru: konflik, menguatnya identitas, masalah radikalisme dan toleransi, serta korupsi, merupakan isu-isu awet yang hadir sebelum secara sadar Indonesia masuk ke era digital. Namun, bahkan setelah Indonesia menjadi salah satu negeri konsumen internet tertinggi di dunia, situasi tersebut tetap bertahan.

Teknologi internet malah menjadi medium (sekaligus resources) baru yang mengamplifikasi dan situasi tersebut. Pada saat yang sama pandemi atau wabah global Covid-19, seolah menjadi kekuatan eksternal yang memaksa dan mengakselerasi penggunaan media digital untuk berbagai keperluan, dari transaksi ekonomi hingga kegiatan belajar. Setahun terakhir, saat ‘terkurung’ dalam situasi ‘work from home’, kita menjadi pelaku dan pengamat atas berbagai peristiwa sosial-politik dan sosial keagamaan melalui media teknologi informasi.

Dari situasi ini, banyak pertanyaan yang dapat diajukan. Apa yang tengah terjadi di Indonesia tahun- tahun ini? Bagaimana yang akan datang? Apa dan bagaimana kondisi manusia Indonesia saat ini? Bagaimana mungkin korupsi dapat berlanjut dalam situasi krisis kesehatan skala global? Seperti apa wajah keberagamaan masyarakat kita saat ini? Bagaimana bentuk relasi gender di masa pandemi sekarang? Pertanyaan-pertanyaan tersebut, serta pertanyaan lain yang pasti lebih tajam, pantas dikemukakan dengan dingin oleh para akademisi sekaligus dengan semangat untuk terlibat dalam situasi keindonesiaan mutakhir yang tengah dialami bersama.

Sebagai upaya mendiskusikan lebih lanjut pertanyaan-pertanyaan di atas, kami mengangkat topik seminar daring “Ekstensi Ruang Interaksi Manusia: Peluang dan Tantangan” yang merupakan bagian dari serangkaian National e-Conference UNUSIA 2021.

Published: 2021-06-01

Full Issue

Articles