Dangdut Koplo: Tubuh, Seksualitas, dan Arena Kekuasaan Perempuan

  • Moh. Faiz Maulana Program Studi Sosiologi Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia
Keywords: dangdut koplo, sexuality, power relations, body, women, commodities

Abstract

This paper discusses the body, sexuality, and power relations of women through dangdut koplo music. Dangdut music is actually a Malay crystallization of orchestra that occurs because the people have such a close relationship with the people that represents their aspirations and desires. Therefore, dangdut is in great demand and loved by people in Indonesia. Dangdut identities with a singer; women and gesture (goyangan), make dangdut an attractive arena in the battle about the body, sexuality, and power relations over the body that are owned by singers. A singer can still show the independence of her body instead of being a commodity object. She can make her body the subject. There she is, she alone has the power to control her own body. This can be seen from the saweran incident, which was the relationship between the singer and the audience on the stage who had high bargaining and negotiating methods towards his body.

References

Ariendra, Yennu. 2020. Dangdut Koplo dan 20 Tahun Perayaan Distopia Di Pulau Jawa. Goethe-Institut: https://www.goethe.de/resources/files/pdf207/dangdut-koplo-dan-20-tahun-perayaan-distopia-di-pulau-jawa1.pdf

Ayub. 2015. Melawan Eksploitasi Tubuh antara Feminisme Barat dan Islam. Muwazah: Jurnal Kajian Gender. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. 7(1) 2015. http://e-journal.iainpekalongan.ac.id/index.php/Muwazah/article/view/508/671

Benedicta, Gabriela Devi. 2011. Dinamika Otonomi Tubuh Perempuan: Antara Kuasa dan Negosiasi atas Tubuh. Masyarakat, Jurnal Sosiologi. 16(2) 2011: 141-156. https://doi/org/10.7454/mjs.v16i2.4963

Foucault, Michel. 1990. The History of Sexuality. New York: Pantheon Books

Herdiansyah, Herdis. 2006. Seksualitas Postmodernis Refleksi kritis dan Landasan Filosofis atas keragaman Seksualitas Masyarakat Posmodernis. Tesis. Program Magister Ilmu Filsafat FIB. Depok: FIB UI.

Heryanto, Ariel. 2012. Budaya Populer di Indonesia: Mencairnya Identitas Pasca-Orde Baru. Yogyakarta: Jalasutra.

Ida, Rachmah. 2004. Tubuh Perempuan dalam Goyang Dangdut. Jurnal Perempuan 41 Seksualitas. Jakarta: Yayasan Jurnal Perempuan.

Jones, Pip. 2010. Pengantar Teori-Teori Sosial: dari Teori Fungsionalisme hingga Post-modernisme. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Kusumawati, Puji Sri Endra, TM. Pudji Astuti, dan Sucihatiningsih Dian WP. 2017. Biduanita Dangdut: Hegemoni dan Reaksi Atas Dominasi. Journal of Educational Social Studies. 6 (1) 2017. 64-72. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jess

Mas’udi, Shahlan. 2016. Sensualitas Dangdut Pantura: Habitus Dan Bentuk Hexis Badaniah Penyanyi Perempuan Dangdut Pantura dalam rosiding Konferensi internasional feminisme: Persilangan identitas, agensi dan Politik. Jakarta: Jurnal Perempuan. 2015-2041.

Piliang, Yasraf Amir. 1998. Hiper-Realitas Kebudayaan. Yogyakarta: LKiS, 1998

Piliang, Yasraf Amir. 2003. Perempuan dan Mesin Hasrat Kapitalisme: Komodifikasi Perempuan dalam Program Hiburan Media Televisi dalam Eksplorasi Gender di Ranah Jurnalisme dan Hiburan. LP3Y dan Ford Foundation.

Prabasmoro, Aquarini Priyatna. 2003. Representasi Seksualitas Perempuan dalam Tiga Novel Karya N. H. Dini. Tesis. Jakarta: Program Kajian Wanita Pascasarjana Universitas Indonesia.

Scott, James. C. 1990. Domination and The Arts of Resistence: Hidden Transcripts. New Haven London: Yale University Press.

Setyawan, Aris. 2014. Relasi-Kuasa Dalam Dangdut (Studi Kasus Dangdut Sebagai Media Kampanye Politik). Yogyakarta: Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Setyobudi, Imam dan Mukhlas Alkaf. 2011. Antropologi Feminisme dan Polemik Seputar Tubuh Penari Perempuan Jaipongan menurut Perspektif Foucault. Humaniora. 23 (1) 2011. 37-48. https://doi.org/10.22146/jh.1008

Sutrisno, Fx. Mudji. 1993. Estetika: Filsafat Keindahan. Yogyakarta: Kanisisus

Synnott, Anthony. 2003. Tubuh Sosial: Simbolisme, Diri dan Masyarakat. Yogyakarta: Jala Sutra

Tong, Rosemarie Putnam. 2004. Feminist Thought: Pengantar Paling Komprehensif kepada Arus Utama Pemikiran Feminis. Yogyakarta: Jalasutra.

Weintraub, Andreuw. 2012. Dangdut: Musik, Identitas, dan Budaya Indonesia. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.

Yuliani, Sri. 2010. Tubuh Perempuan: Medan Kontestasi Kekuasaan Patriarkis di Indonesia. Jurnal Sosiologi Dilema. 25(2) 2010: 98-106. https://Eprints.Uns.Ac.Id/818/1/Tubuh_Perempuan_Medan_Kontestasi_Kekuasaan_ Patriarkis.Pdf
Published
2020-12-09