Pencegahan Bullying Digital Melalui Edukasi Penggunaan Gawai Seimbang Pada Peserta Didik Di SMP YPI Darul Ulum, Ciawi, Bogor
DOI:
https://doi.org/10.47776/d1g8d612Keywords:
Bullying Digital, Literasi Digital, Penggunaan Gawai Seimbang, Peserta Didik, PencegahanAbstract
Perkembangan teknologi digital memberikan dampak signifikan terhadap pola interaksi peserta didik, termasuk meningkatnya potensi bullying digital (cyberbullying) yang terjadi melalui media sosial, aplikasi pesan singkat, dan platform digital lainnya. Penggunaan gawai yang tidak terkontrol seringkali memicu perilaku negatif, baik sebagai pelaku maupun korban. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital peserta didik dan mendorong penggunaan gawai yang lebih seimbang sebagai upaya pencegahan bullying digital di SMP YPI. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, workshop interaktif, serta pendampingan dalam praktik penggunaan media digital secara bertanggung jawab. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep bullying digital, dampaknya, serta strategi pencegahannya. Peserta didik juga menunjukkan perubahan sikap dalam penggunaan gawai, seperti membatasi waktu layar, meningkatkan etika komunikasi digital, dan lebih waspada terhadap potensi risiko cyberbullying. Selain itu, pihak sekolah menyatakan bahwa kegiatan ini membantu penguatan budaya positif dan pengawasan digital. Secara keseluruhan, edukasi penggunaan gawai seimbang terbukti efektif sebagai strategi preventif dalam mengurangi risiko bullying digital di kalangan remaja sekolah menengah. Upaya berkelanjutan bersama pihak sekolah dan orang tua direkomendasikan agar literasi digital terus meningkat dan perilaku berinternet yang sehat dapat menjadi kebiasaan jangka panjang.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Vika Nurul Mufidah, dkk

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






