Edukasi Pencegahan Stunting Melalui Pendekatan Sosialisasi Dan Pembagian Pamflet Di Desa Pabean Kabupaten Probolinggo

Authors

  • Taufikurrahman M.Pd Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Rayhan Rizal Mahendra Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Ananda Salsabila Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Zafiratul 'Izzah Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Khoriya Prananda Figa Ningrum Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Zirli Afida Rossa Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

DOI:

https://doi.org/10.47776/praxis.v1i3.653

Keywords:

Stunting; Sosialisasi; Ibu; Bayi

Abstract

Stunting merupakan suatu permasalahan kegagalan pertumbuhan pada anak yang
berstatus gizi kurang dan bersifat kronik dalam masa pertumbuhan dan perkembangan sejak awal
kehidupan yakni mulai dari usia 0 sampai 1.000 HPK (Hari Pertama Kehidupan). Seperti halnya
yang terjadi di Desa Pabean dimana menurut informasi yang kami dapatkan terkait dengan
stunting yang ada di Desa Pabean diakibatkan oleh faktor masih kurangnya pengetahuan dan
informasi mengenai pencegahan, ciri dan dampak stunting sehingga masih ditemukan kasus bayi
dan balita gizi kurang atau gizi buruk. Penanganan stunting merupakan salah satu program
prioritas nasional dengan target angka stunting 14% pada tahun 2024. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata
(KKN) UPN “Veteran†Jawa Timur sebagai wujud Tri Dharma perguruan tinggi yaitu pengabdian
masyarakat dengan skema desa bebas stunting yang bertujuan untuk membantu menangani
pencegahan stunting di Desa Pabean. Metode yang digunakan yaitu sosialisasi mengenai stunting
dan pembagian pamflet. Target sasaran sosialisasi adalah ibu bayi, baduta dan balita hingga ibu
hamil yang mengikuti kegiatan posyandu di Desa Pabean.

Published

2024-04-30

How to Cite

Edukasi Pencegahan Stunting Melalui Pendekatan Sosialisasi Dan Pembagian Pamflet Di Desa Pabean Kabupaten Probolinggo. (2024). PRAXIS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(3), 237-244. https://doi.org/10.47776/praxis.v1i3.653