Edukasi Biopori Untuk Mengatasi Genangan Dan Meningkatkan Kualitas Lingkungan Desa Pacul Kecamatan Talang Kabupaten Tegal
DOI:
https://doi.org/10.47776/9v2c4p96Keywords:
Biopori; Lingkungan Hidup; Sampah Organik Rumah TanggaAbstract
Permasalahan utama yang dihadapi adalah banyaknya daerah genangan air ketika sehabis hujan akibat kurangnya pengelolaan resapan air yang efektif di wilayah pedesaan. Kondisi ini menyebabkan ketidaknyamanan, kesan kumuh, kotor dan kerusakan ekosistem yang semakin meningkat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pengabdian masyarakat kali ini mengusung solusi edukasi dan pembuatan lubang resapan biopori yang inovatif dan berkelanjutan. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya: 1) kebersihan dan kenyamanan lingkungan, 2) pemilahan dan pengelohan sampah organik rumahtangga, 3) pembuatan biopori secara massal di area strategis yang tergenang air ketika hujan tiba. Target luaran yang diharapkan meliputi terbentuknya komunitas yang aktif dalam pengelolaan sampah organik rumahtangga dan pemanfaatan biopori, peningkatan kapasitas masyarakat dalam teknik pembuatan biopori, serta terbentuknya lubang resapan di berbagai wilayah selama periode pelaksanaan. Kegiatan mencakup identifikasi lokasi prioritas dan sosialisasi awal kepada masyarakat, dilanjutkan dengan pelatihan teknis pembuatan biopori dan pengelolaannya secara berkelanjutan. Selain itu, dilakukan monitoring dan evaluasi secara berkala untuk memastikan keberlanjutan program dan efektivitasnya dalam meningkatkan kualitas lingkungan. Melalui pendekatan kepemimpinan yang kolaboratif dan partisipatif, program ini mampu membangun kepemimpinan lokal yang mampu menggerakkan masyarakat secara aktif dalam pelestarian lingkungan, sekaligus memperkuat kapasitas mereka dalam peningkatan kualitas lingkungan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Hendaryati, dkk

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






