Pelatihan Kreativitas Hasta Karya Bagi Wanita Untuk Meningkatkan Ekonomi Keluarga di GMII Petra Boneana

Authors

  • Maya Djawa Institut Agama Kristen Negeri Kupang
  • Ezra Tari Institut Agama Kristen Negeri Kupang
  • Fenetson Pairikas Institut Agama Kristen Negeri Kupang
  • Simon Kasse Institut Agama Kristen Negeri Kupang
  • Sulistyastuti Sutomo Institut Agama Kristen Negeri Kupang
  • Arriyon Prata Institut Agama Kristen Negeri Kupang

DOI:

https://doi.org/10.47776/praxis.v5i1.01

Keywords:

Ekonomi Keluarga, Hasta Karya, Pelatihan Kreativitas

Abstract

Kemiskinan masih menjadi masalah serius di Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Timur (NTT). Gereja-gereja di NTT telah berupaya mengentaskan kemiskinan melalui berbagai program, namun hasilnya belum maksimal. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan menguatkan potensi jemaat dan umat di Kupang Barat melalui pelatihan pembuatan hasta karya berupa pernak-pernik dari bahan lokal untuk meningkatkan keterampilan dan potensi ekonomi keluarga, terutama bagi remaja putri dan kaum ibu. PkM ini menggunakan metode pelatihan dengan beberapa pendekatan, yaitu sharing, pelatihan kreativitas, dan pameran hasta karya hasil dari pelatihan tersebut. Program PkM yang dilaksanakan oleh MDT Ministry melalui pelatihan pembuatan hasta karya berupa pernak-pernik dari bahan lokal telah berhasil mengembangkan keterampilan remaja putri dan para ibu di GMII Petra Boneana Kupang Barat. Kegiatan ini relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dapat meningkatkan potensi ekonomi keluarga. Hasilnya, para ibu dan remaja putri dapat menghasilkan produk bernilai jual yang dapat dipasarkan secara online dan meningkatkan potensi ekonomi mereka. PkM ini juga memberikan kontribusi signifikan dalam menanggulangi persoalan kemiskinan di wilayah tersebut dengan memberdayakan masyarakat melalui pelatihan kreativitas.

Downloads

Published

24-09-2026

How to Cite

Pelatihan Kreativitas Hasta Karya Bagi Wanita Untuk Meningkatkan Ekonomi Keluarga di GMII Petra Boneana. (2026). PRAXIS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 1-24. https://doi.org/10.47776/praxis.v5i1.01