Edukasi Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Furoshiki: Pengurangan Sampah Plastik dan Peningkatan Kualitas Hidup Keluarga
DOI:
https://doi.org/10.47776/praxis.v5i1.11Keywords:
furoshiki, kesehatan keluarga, sampah plastik, perempuan, SDGsAbstract
Tingginya penggunaan plastik sekali pakai di Indonesia berdampak pada pencemaran lingkungan dan ancaman kesehatan keluarga akibat paparan mikroplastik. Namun, pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang alternatif ramah lingkungan yang praktis dan berbasis budaya masih rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang furoshiki sebagai alternatif pengganti plastik sekaligus mendukung kesejahteraan keluarga melalui aktivitas kreatif. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif berbasis komunitas yang terdiri atas empat tahap: sosialisasi, pelatihan teknik membungkus dengan furoshiki, pendampingan penerapan mandiri, dan evaluasi dampak. Kegiatan dilaksanakan di Duren Sawit dan di Cipinang Cempedak, Kota Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta, dengan melibatkan 30 orang ibu-ibu PKK sebagai peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang dampak sampah plastik terhadap kesehatan dan lingkungan (100% peserta mengalami peningkatan skor pre-test ke post-test). Seluruh peserta (100%) berhasil menguasai minimal tiga teknik membungkus furoshiki, dan 90% peserta berkomitmen menggunakan furoshiki sebagai pengganti kantong plastik dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, 85% peserta melaporkan bahwa aktivitas kreatif ini memberikan manfaat psikologis berupa pengurangan stres dan peningkatan rasa percaya diri. Kegiatan ini membuktikan bahwa pemberdayaan perempuan melalui pelatihan keterampilan berbasis lingkungan efektif mendorong perubahan perilaku berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga. Dengan demikian, program ini memberikan kontribusi nyata terhadap pengurangan sampah plastik dan pencapaian SDGs 3 (Good Health and Well-Being) serta SDGs 12 (Responsible Consumption and Production).
References
Campanale, M., Massarelli, C., Savino, I., Locaputo, V., & Uricchio, V. F. (2020). A Detailed Review Study on Potential Effects of Microplastics and Additives of Concern on Human Health. International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(4), 1212. https://doi.org/10.3390/ijerph17041212
Cao, Y. (2023). The impact of microplastics on human health: A review. Environmental Pollution, 316, 120585.
Ecoton. (2025). Contamination of microplastics in breast milk: Risks that arise against the health of infants in Indonesia. Food Bioscience, 74, 108039. https://doi.org/[belum tersedia
Garfansa, A. I., Zalizar, L., Husen, M. R., Triwanto, J., & Ramadani, A. (2024). Microplastic Contamination in Water: A Review. Jurnal Kimia Riset, 9(1), 1–12.
Heidbreder, L. M., Bablok, I., Drews, S., & Menzel, C. (2019). Tackling the plastic problem: A review on perceptions, behaviors, and interventions. Science of The Total Environment, 668, 1077–1093. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2019.02.437
Michala, M., & Wijayanti, L. A. (2025). Pemberdayaan Perempuan melalui Pelatihan Keterampilan Wirausaha Kreatif Hantaran Pengantin Berbasis ABCD di Desa Megu Cilik. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(4), 3511–3518.
Mišľanová, C. (2024). Microplastics in the environment and their impact on children’s health. Environmental Research, 240, 117482.
Muniasamy, V. (2023). Microplastics in human biological samples: A systematic review. Environmental Science & Technology, 57(30), 11065–11080.
Nurhidayah, R. I., Kamal, U., & Setyaningsih, S. (2024). Menumbuhkembangkan Jiwa Kewirausahaan Anggota Pkk Desa Kadirejo Kabupaten Klaten Melalui Workshop Gelang Manik-Manik. PRAXIS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 61–68.
Nusantara, E. S. (2023). Laporan Konsentrasi Mikroplastik di Sungai-sungai Indonesia. Ecoton.
Putri, A. R. (2023). Microplastics in Indonesia: A Review of Sources, Distribution, and Impacts. Jurnal Pengelolaan Lingkungan, 15(2), 45–58.
Rahayu, E. T., Hartati, F., A., S., & Fadlullah, F. (2025). Pemberdayaan PKK Melalui One Village One Product (OVOP) Berbasis Potensi Lokal Desa Karangnangka. PRAXIS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(3). https://doi.org/10.47776/dmgehv94
Rahmaningtyas, W., Purasani, H. N., Mudrikah, S., Oktavia, C. H., Dewi, L. P., & Safira, M. A. (2025). Waste To Wealth: Inovasi Eco-Craft Sebagai Solusi Berkelanjutan. PRAXIS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2). https://doi.org/10.47776/vpfghc03
Thapliyal, P. (2025). Microplastics and human health: A comprehensive review. Environmental Toxicology and Pharmacology, 104, 104567.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Amelya Septiana, Nia Setiawati, Poppy Rahayu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

