Paradoks Profitabilitas: Tata Kelola Perusahaan, Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, dan Pemantauan Mengapa Biaya Tidak Selalu Memperkuat Efektivitas Tata Kelola
DOI:
https://doi.org/10.47776/mizania.v6i2.2143Keywords:
Good Corporate Governance, Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, Biaya Agensi, Kinerja Keuangan, Sektor Makanan dan MinumanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh good corporate governance (GCG) dan corporate social responsibility (CSR) terhadap kinerja keuangan, dengan biaya agensi (agency cost) sebagai variabel moderasi. Populasi penelitian ini meliputi perusahaan sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2015–2020. Dengan menggunakan metode purposive sampling, diperoleh 39 perusahaan sebagai sampel dengan total 273 observasi. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan (sustainability report). Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan Moderated Regression Analysis (MRA) menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GCG, yang diproksikan melalui kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, proporsi komisaris independen, dan komite audit, berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan yang diukur dengan Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE). Selanjutnya, pengungkapan CSR juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan. Namun demikian, biaya agensi tidak mampu memoderasi hubungan antara GCG dan CSR terhadap kinerja keuangan. Temuan ini mengonfirmasi bahwa penerapan mekanisme GCG dan pengungkapan CSR yang konsisten dapat mengurangi konflik keagenan serta meningkatkan legitimasi perusahaan, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan profitabilitas. Akan tetapi, biaya pengawasan yang dikeluarkan oleh perusahaan belum secara optimal meningkatkan efektivitas GCG dan CSR akibat berbagai faktor penghambat, antara lain rendahnya kualitas pengawasan, dominasi kepemilikan keluarga, budaya bisnis yang mengutamakan hubungan personal, serta perbedaan orientasi waktu antara pemegang saham dan manajemen dalam implementasi CSR. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori agensi (agency theory), teori legitimasi (legitimacy theory), dan teori pemangku kepentingan (stakeholder theory) dalam konteks industri makanan dan minuman di Indonesia, serta memberikan implikasi praktis bagi perusahaan untuk meningkatkan kualitas penerapan GCG dan pengungkapan CSR secara substantif, bukan sekadar sebagai bentuk kepatuhan formal.
References
Affandi, N. & Mamay Komarudin., (2020). Free Cash Flow Kinerja Keuangan dan Agency cost pada Perusahaan Perdagangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Equilibrium: Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi, 8(2).
Ahyani, R., & Puspitasari, W. (2019). Pengaruh corporate social responsibility terhadap kinerja keuangan pada perusahaan properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2013-2017. Jurnal Akuntansi Trisakti, 6(2), 245-262.
Cahyono, D., & Rachmaniyah, A. (2020). Pengungkapan corporate social responsibility dan kinerja keuangan perusahaan manufaktur Indonesia dan Malaysia. JIA (Jurnal Ilmiah Akuntansi), 5(2), 264-284.
Chasanah, A. T., & Laily, N. (2020). Pengaruh Good Corporate Governance dan Corporate social responsibility Terhadap Kinerja Keuangan pada Perusahaan Food and Beverages. Jurnal Ilmu Dan Riset Manajemen (JIRM), 9(7).
Dwipayadnya, P. A., Wiagustini, N. P., & Purbawangsa, I. A. (2015). Kepemilikan manajerial dan Leverage sebagai predictor profitabilitas dan pengungkapan Corporate Social Responsibility. Jurnal Buletin studi ekonomi, 20(2), 152-167.
Fahmi, I. (2012). Analisis kinerja keuangan: panduan bagi akademisi, manajer, dan investor untuk menilai dan menganalisis bisnis dari aspek keuangan.
Fatahillah, S. (2018). PENGARUH MEKANISME GOOD CORPORATE GOEVERNANCE TERHADAP BIAYA AGENSI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2013-2017.
Gantino, R. (2021). Pengaruh Intellectual Capital dan Corporate social responsibility terhadap Nilai Perusahaan dimoderasi oleh Kinerja. Esensi: Jurnal Bisnis Dan Manajemen.
Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan IBM SPSS 25. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hendrawaty, E. (2017). Excess cash dalam perspektif teori keagenan.
Keuangan, D. S. A. (2007). Standar Akuntansi Keuangan. Salemba Empat. Jakarta.
Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (2019). Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs and ownership structure. In Corporate governance (pp. 77-132). Gower.
Keputusan BAPEPAM dan Lembaga Keuangan Nomor KEP-643/BL/2012 tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit.
Kong, T. K. (2020). Longer incubation period of coronavirus disease 2019 (COVID‐19) in older adults. Aging Medicine, 3(2), 102-109.
Liu, A. M., Irwansyah, I., & Fakhroni, Z. (2016, July). Peran agency cost reduction dalam memediasi hubungan antara corporate social responsibility dengan nilai perusahaan. In Forum Ekonomi: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi (Vol. 18, No. 2, pp. 141-156). Mulawarman University.
Mahrani, M., & Soewarno, N. (2018). The effect of good corporate governance mechanism and corporate social responsibility on financial performance with earnings management as mediating variable. Asian Journal of Accounting Research, 3(1), 41-60.
Meiliana, V., & Hastuti, R. T. (2020). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Keuangan Perusahaan yang Terdaftar di BEI Periode. Jurnal Paradigma Akuntansi, 2(2), 902-911.
Muhibban, A., & Basri, H. (2017). Pengaruh pengungkapan identitas etis Islam, agency cost dan modal intelektual terhadap kinerja keuangan (studi pada bank umum syariah periode 2010-2014) (Doctoral dissertation, Syiah Kuala University).
Nia, M. (2018). Pengaruh pengungkapan corporate social responsibility terhadap nilai perusahaan dengan profitabilitas dan agency cost sebagai variabel moderating. MBR (Management and Business Review), 2(1), 27-40.
OECD. (2004). The OECD Principles of Corporate Governance. Paris: OECD Publishing.
Partalidou, X., Zafeiriou, E., Giannarakis, G., & Sariannidis, N. (2020). The effect of corporate social responsibility performance on financial performance: the case of food industry. Benchmarking: An International Journal, 27(10), 2701-2720.
Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor Per-01/MBU/2011 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance) pada Badan Usaha Milik Negara.
Radjab, E. (2017). dan Andi Jam‟ an. Metodologi Penelitian Bisnis. Makassar: Lembaga Perpustakaan dan Penerbitan Universitas Muhammadiyah Makassar.
Rahmawati, I., & Kitrianti, P. (2021). Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Pada Perusahaan Agrikultur Sub Sektor Perkebunan Yang Terdaftar Di Bei Periode Tahun 2015-2019. Jurnal Pendidikan, Akuntansi Dan Keuangan, 4(1), 74-86.
Rahmawati, S. (2017). Konflik keagenan dan tata kelola perusahaan di Indonesia. Syiah Kuala University Press.
Raimi, L. (2018). Reinventing CSR in Nigeria: understanding its meaning and theories for effective application in the industry.
Rokhlinasari, S. (2015). Teori-teori dalam pengungkapan informasi corporate social responbility perbankan. Al-Amwal: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah, 7(1).
Rosiana, A., & Mahardhika, A. S. (2020). Pengaruh Good Corporate Governance dan Intellectual Capital Terhadap Kinerja Keuangan pada Perusahaan Perbankan. Jurnal SIKAP (Sistem Informasi, Keuangan, Auditing Dan Perpajakan), 5(1), 76-89.
Sadewa, N., & Yasa, G. W. (2016). Pengaruh corporate governance dan leverage pada agency cost. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Bisnis, 11(1), 17-27.
Sindhudiptha, I. N. S. Y., & Yasa, G. W. (2013). Pengaruh Corporate social responsibility pada kinerja keuangan perusahaan dan Implikasinya terhadap nilai perusahaan. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 4(2), 388-405.
Suaidah, Y. M. (2020). [P] Good Corporate Governance Dalam Biaya Keagenan Pada Sistem Perbankan Indonesia.
Suciwati, D. P., Pradnyan, D. P. A., & Ardina, C. (2017). Pengaruh corporate social responsibility terhadap kinerja keuangan. Jurnal Bisnis Dan Kewirausahaan, 12(2 Juli), 104.
Sudaryanti, D., & Riana, Y. (2017). Pengaruh pengungkapan CSR terhadap kinerja keuangan perusahaan. Jurnal Penelitian Teori & Terapan Akuntansi (PETA), 2(1), 19-31.
Kuantitatif, P. P. (2016). Metode penelitian kunatitatif kualitatif dan R&D. Alfabeta, Bandung.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
Wardhani, P. (2021). Pengaruh Pengungkapan Csr, Leverage, Likuiditas Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Kinerja Keuangan. Jurnal Manajemen Dayasaing, 23(1), 1-12.
Zuhri, S., & Utary, A. R. (2025). Pengaruh Good Corporate Governance terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Makanan dan Minuman yang Terdaftar di BEI. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan, 13(1), 45-58.






